Pandemi Oh Pandemi (Bagian 2)

Karena sebagian besar waktu di rumah aja, gue merasa punya lebih banyak waktu di luar tiga hal yang udah gue sebut sebelumnya. Jadi kita lanjut ke poin selanjutnya:

4. Mengatur ulang urusan keuangan

Jadi punya waktu lebih untuk memantau media sosial berkaitan dengan keuangan. Sebagian orang mungkin malah lelah dengan mantengin medsos terus, tapi gue mikir wah ini jadi semacam wake-up call gitu untuk mengatur ulang alias membenahi urusan keuangan. Dua orang yang sempat gue dengerin omongannya adalah Ligwina Hananto (lebih sering liat di twitter, sempat ikutan beberapa kelas QM Financial) dan Felicia Putri Tjiasaka (follow IG-nya, dan juga nonton beberapa youtube videonya). Walau gue udah kenal reksadana, saham, surat berharga negara dan juga jargon ‘tujuan lo apa’ lumayan lama, tapi sekarang lebih berasa, bahwa gue kok nggak stick to the plan and it ain’t good at all. Urusan keuangan gue berantakan banget. Jadilah momen pandemi ini jadi ajang berbenah diri di urusan keuangan. Walaupun masih terus berproses, tapi rasanya memang lebih enak sih kalau keuangan itu terencana. Gee, where have I been gitu kan? haha…

Lanjut ke poin selanjutnya ya, yang lagi banyak banget diomongin rangorang.

5. Trading/investasi saham

Haha yang ini nggak ikut-ikutan arus yang lagi ngetren selama pandemi nih. Terus terang udah mulai buka akun di satu sekuritas nggak lama sejak gue balik ke Indonesia beberapa tahun lalu. Sayangnya tujuannya waktu itu kurang jelas. Pengen cobain, gitu aja kayaknya haha… Jadi memang nggak diseriusin banget. Cuan pernah lah. Itu juga kaget kan, widiiih cuma masukin sekian lot, profitnya sekian persen, wiiih… tapi waktu itu nggak ketagihan sih. Soalnya kalau rugi, kayaknya mantengin tuh harga nggak naik-naik gituuu hahaha… Boro-boro pake analisis teknikal atau fundamental, apalah itu, saat itu. Terus terang kalo nggak salah sekitar tahun 2019, mau mulai serius. Maksudnya, pengen ngerasain dapat dividen yang rada banyakan itu gimana. Jadilah gue koleksi lot demi lot dan didiemin aja sampai waktunya dikasih dividen. Nah, ketika koleksi gue mulai nambah, datanglah pandemi. Dividen dapat? Iyah. Tapi juga dikasih bonus harga turun tajam, jadi setiap ngeliatin portofolio gue kok merah terus alias minus semua huhuuu… Padahal investasi saham itu kan pake duit dingin ya, alias dana yang nggak kepake sehari-hari, tapi ya kadang gatel juga buat cutloss. Aish, padahal duitnya juga nggak dipake buat travelling kan. Begitu dibeliin saham baru pun, nggak lama harganya turun, ye kan? Sedih. Jadilah selama awal pandemi tahun 2020 lebih sering diemin aja, walau gemes hahaha…

Gue sempat sering nonton IG live-nya Ellen May. Waktu itu yang nonton belum seheboh sekarang, yang udah sampai 9ribuan ya kalo nggak salah belakangan. Mungkin pertengahan tahun 2020 tuh masih ratusan atau pecah 1000an, kalo nggak salah. Entah kenapa gue jadi jarang nonton, mungkin bosen juga. Eh tau-tau orang heboh mau investasi/trading saham semua, bahkan sampai pinjem duit segala. Wah, ngeri kali ya pengaruhnya. Trus lu ikutan euforia beli saham-saham yang diburu orang nggak Nel? hahaha… Mostly not. Tapi gue sempat sih beli salah satu saham yang heboh naik waktu itu, karena pertengahan tahun gue pernah beli itu juga, begitu cuan dikit, gue jual. Eh sekarang naik banget. Jadi gue sempat masuk tuh. Dapat cuan, keluar. Eh sempat masuk lagi, sempat turun lumayan, rugi dong, tapi gue tungguin, lalu bounce naik lagi, cuan dikit, gue langsung keluar hihiii… abis itu turuuuuun… Lalalalaaa…. Yah begitulah.

Terlepas dari berita-berita heboh orang yang mau cuan secara instan, animo masyarakat yang semakin tinggi masuk ke pasar saham, reksadana dan surat berharga negara, jadi berita baik lah. Ya tak?

Pandemi masih berlanjut nih. Bersambung ke poin selanjutnya yaa…

2 thoughts on “Pandemi Oh Pandemi (Bagian 2)

  1. Hai Nelda apa kabar? ๐Ÿ™‚ Bapak dan adik2ku main saham, apalagi bapaknya getol banget, sdh lama sih ikutan trading gitu, kalau dulu aq prnh py reksadana aja, dan sdh ku cairin semuanya ๐Ÿ˜† . Belakangan makin banyak artis kuliat pada ngomongin saham di vlog mereka.

    • Waaah Nella, apa kabar juga? Long time no see๐Ÿ˜Š Gue baik nih. Trading saham seru kalo cuan terus hahaa tapi ya namanya investasi/trading ada resikonya. Iya tau2 orang pada ngomongin ini, soalnya pada pamer cuan wkwkk Kalo di Eropa setau gue orang lebih melek investasi di pasar modal. Makanya gue liat positifnya aja di sini, semoga orang jadi tambah melek investasi yg bener. ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s