Minggu Pagi di Victoria Park

Gambar ini saya dapat dari google, tepatnya www.kaskus.us/showthread.php%3Fp…83139635

Tadi malam kesampaian juga nonton film ini. Well done!

Sejak saya dengar tentang akan dibuatnya film ini tahun lalu, saya sudah tertarik dengan ide ceritanya, tentang kehidupan tenaga kerja wanita Indonesia (TKW) di Hongkong. Saya sendiri nggak tahu banyak, tapi saya pernah dengar, dibanding cerita-cerita yang biasa kita dengar tentang TKW di Arab atau Malaysia yang disiksa, TKW di Hongkong jauh lebih beruntung. Dapat gaji yang lumayan tinggi, dan bahkan beberapa dari mereka bisa mengaktualisasikan diri dengan cara menulis – ada yang bisa menulis puisi dan dipublikasikan, yah semacam itu. Stop. Sampai disitu aja yang saya dengar.

Salut untuk Lola Amaria yang menyutradarai film ini. Bahkan riset untuk film ini katanya makan waktu sekitar setahun.

Waktu syuting tahun lalu, saya udah nungguin tuh rilisnya. Begitu rilis tahun ini, awalnya saya cuma bisa lihat iklan filmnya aja di koran, karena kendala waktu:( Dan yang saya perhatikan, film ini diputarnya dimulai di daerah-daerah ‘pinggiran’, seperti Bekasi, Tangerang. Betul kan ya? Saya nggak sempat lihat iklannya ketika film ini masuk pusatnya Jakarta. Jadi begitu saya cek lagi kemarin, tinggal satu bioskop di Jakarta yang memutar film ini: 21 Blok M Square. Berhubung ada waktu, langsunglah saya meluncur…Tapi sebetulnya saya pasti luangkan waktu untuk bisa menonton film ini:)

Film ini menurut saya sih cukup menggambarkan kehidupan para TKW di Hongkong. Oh, begitu toooh… Bisa ya satu taman di satu kota begitu penuh dengan TKW Indonesia. Eh, tadi pagi waktu saya nonton Inbox (acara musik di SCTV), band Hijau Daun sempat bilang kalo mereka baru balik dari Hongkong, karena mereka dapat penghargaan atas RBT mereka. Yang terbersit di kepala saya: pastinya berkat TKW kita di Hongkong, ya gak?:)

Balik ke filmnya. Menurut saya, film ini nggak ribet. Mudah dimengerti. Ada beberapa hal yang bikin surprais, lebih tentang kehidupan para TKW itu, walaupun yaa…mestinya bisa ketebak lah. Tapi ada juga yang masih bikin saya bingung. Si Agus itu sebetulnya cowok atau cewek yah? hehehe…namanya sih cowok, tapi lah suaranya cewek aja gitu…*ada yang bisa jelasin?

Hmmmm….jadinya bikin saya tambah pengen ke Hongkong atau nggak yah? Just for a visit? For sure, why not?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s